Alibaba Cloud Dinobatkan sebagai Perusahaan yang Terdepan dalam Laporan Public Cloud Platforms
Alibaba Cloud Diakui Sebagai Leader dalam Laporan Forrester Wave Public Cloud Platforms Q4 2024
Siteknobanget, 9 Desember 2024 – Alibaba Cloud, tulang punggung teknologi digital dan kecerdasan Alibaba Group, resmi diakui sebagai Leader dalam laporan The Forrester Wave: Public Cloud Platforms Q4 2024.
Pengakuan ini menandai pertama kalinya Alibaba Cloud masuk dalam jajaran teratas penyedia platform cloud publik global versi Forrester. Hasil tersebut menunjukkan efektivitas penawaran dan strategi cloud serta AI Alibaba Cloud, sekaligus penerimaan global yang signifikan.
Alibaba Cloud Masuk Daftar 4 Besar Penyedia Cloud Publik Dunia
Dalam laporan ini, Alibaba Cloud dinobatkan sebagai salah satu dari empat penyedia cloud global terdepan dari sembilan perusahaan yang dievaluasi. Bahkan, Alibaba Cloud meraih skor ke-2 tertinggi untuk kategori penawaran terkini dan strategi.
Forrester menyoroti inovasi AI Alibaba Cloud yang mencakup:
-
Model AI buatan sendiri.
-
Beragam model fondasi.
-
Inovasi Model-as-a-Service (MaaS).
Selain itu, infrastruktur inti Alibaba Cloud mendukung repositori model AI berskala besar di Tiongkok.
Penilaian Forrester: Serverless, Cloud-Native, dan Data Analytics
Forrester menyatakan bahwa Alibaba Cloud telah meningkatkan standar layanan serverless dengan menggabungkan infrastruktur cloud-native yang kuat menjadi lebih mudah diakses pengembang. Kelebihan utamanya ada pada data dan analitik.
Menurut laporan, Alibaba Cloud adalah pilihan tepat bagi:
-
Perusahaan berbasis di Tiongkok.
Baca Juga: HUAWEI Hadirkan XMAGE Global Exhibition -
Korporasi internasional yang membutuhkan skala cloud di Asia Pasifik, Afrika, Eropa, hingga Amerika Latin.
Evaluasi Forrester ini menggunakan 30 kriteria terhadap sembilan penyedia platform cloud publik. Hasilnya, Alibaba Cloud meraih nilai 5,0 dari 5,0 pada 17 kriteria, termasuk:
-
Database.
-
Integrasi data & tata kelola.
-
Kontainer & Kubernetes.
-
Layanan serverless/FaaS.
-
IoT.
-
Penyimpanan.
-
Pengembangan AI.
Komitmen Alibaba Cloud dalam Cloud-Native dan AI
Jingren Zhou, Chief Technology Officer Alibaba Cloud Intelligence, menyatakan:
“Prioritas kami adalah memperluas infrastruktur cloud-native dan kapabilitas AI di ruang cloud publik untuk mendukung pelanggan dengan lebih baik. Kami merasa terhormat atas pengakuan ini dari Forrester. Dengan meningkatnya permintaan AI, kami berkomitmen menghadirkan produk cloud dan aplikasi AI yang scalable, unggul, dan mudah diakses.”
Inovasi Terbaru: Qwen 2.5 dan ModelScope
Dalam Apsara Conference 2024, Alibaba Cloud memperkenalkan infrastruktur full-stack terbaru untuk memenuhi kebutuhan komputasi AI yang terus meningkat. Selain itu, mereka meluncurkan lebih dari 100 large language models (LLM) baru, Qwen 2.5, ke komunitas open-source global.
Sejak diluncurkan pada April 2023, model Qwen telah diunduh lebih dari 40 juta kali di platform open-source seperti Hugging Face dan ModelScope, serta memicu lahirnya lebih dari 78.000 model turunan.
Sebagai pencipta konsep MaaS dan pendukung open-source, Alibaba Cloud juga membangun ModelScope, komunitas model AI terbesar di Tiongkok dengan:
-
Lebih dari 10.000 model.
-
Lebih dari 8 juta pengembang yang aktif.
Ekspansi Global Alibaba Cloud
Alibaba Cloud kini mengoperasikan 85 pusat data di 28 wilayah di seluruh dunia.
Pada Mei 2024, Alibaba Cloud mengumumkan rencana:
-
Meluncurkan wilayah cloud pertama di Meksiko.
-
Mendirikan pusat data baru di Malaysia, Filipina, Thailand, dan Korea Selatan dalam tiga tahun ke depan.
Kesimpulan
Pengakuan dari Forrester ini memperkuat posisi Alibaba Cloud sebagai salah satu pemimpin global dalam layanan cloud publik. Dengan inovasi AI, strategi cloud-native, serta ekspansi pusat data di berbagai negara, Alibaba Cloud terus menunjukkan komitmennya mendukung perusahaan global menghadapi era digital dan AI.
