Bitcoin Cetak ATH Baru Setelah Pemilihan Trump! Dorong Pertumbuhan Ekosistem Kripto Lain
Bitcoin Tembus $82.000 Usai Kemenangan Donald Trump
SiTeknoBanget.com – Harga Bitcoin menembus rekor tertinggi di atas $82.000 pada hari Senin, memicu euforia besar di kalangan investor.
Lonjakan tajam ini terjadi setelah Donald Trump terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat, yang dinilai membawa harapan baru bagi industri cryptocurrency.
Trump selama kampanye menegaskan bahwa ia ingin menjadikan Amerika Serikat sebagai “ibu kota kripto dunia.”
Ia juga mendukung kandidat pro-kripto di Kongres, memperkuat optimisme pasar terhadap kebijakan deregulasi aset digital.
Dukungan Politik yang Mendorong Kenaikan Bitcoin
Menurut laporan dari Reuters (12 November 2024), Bitcoin kini telah naik lebih dari dua kali lipat dari titik terendah tahun ini di $38.505.
Saat berita ini ditulis, harga Bitcoin berada di kisaran $82.236, setelah sebelumnya menyentuh puncak $82.527.
Matt Simpson, analis pasar senior di City Index, menyebut, “Dukungan Trump terhadap Bitcoin tetap kuat. Dengan Partai Republik hampir menguasai DPR, investor yakin akan ada deregulasi besar di pasar kripto.”
Namun, Simpson juga memperingatkan bahwa fokus jangka pendek Trump bisa beralih ke isu lain. Meski begitu, komunitas kripto tetap optimis bahwa kepemimpinan Trump akan mengakhiri pengawasan ketat dari Ketua SEC AS, Gary Gensler, yang kabarnya akan diganti.
ATH Baru dan Pengaruh Politik di Kongres
Industri cryptocurrency telah menggelontorkan lebih dari $119 juta untuk mendukung kandidat pro-kripto di Kongres.
Hasilnya, banyak dari mereka berhasil menang, termasuk di negara bagian Ohio, Michigan, West Virginia, Indiana, Alabama, dan North Carolina.
Selain itu, Sherrod Brown, Ketua Komite Perbankan Senat yang dikenal sebagai penentang kripto, kalah dalam pemilu.
Kemenangan kandidat pro-kripto ini memperkuat sentimen positif di pasar aset digital.

Bisnis Kripto Baru Trump dan Dukungan Elon Musk
Tak hanya itu, Donald Trump juga meluncurkan bisnis kripto baru bernama World Liberty Financial pada September lalu.
Meski masih sedikit informasi, langkah ini dianggap sinyal kuat tentang ketertarikan pribadi Trump terhadap aset digital.
Sementara itu, Elon Musk, sekutu utama Trump, turut memperkuat narasi positif terhadap cryptocurrency.
Bahkan, Eric Trump, putra presiden terpilih, dijadwalkan menjadi pembicara utama di Konferensi Bitcoin Abu Dhabi bulan depan.
Optimisme Analis dan Lonjakan di Pasar Kripto
Marion Laboure, analis riset di Deutsche Bank, mengatakan, “Pemerintahan Trump berpotensi mempercepat kejelasan regulasi dan meningkatkan partisipasi institusional.”
Menurutnya, pendekatan pragmatis Trump bisa membuka jalan bagi pertumbuhan sektor ini.
Selain itu, data Citigroup menunjukkan aliran dana besar ke ETF kripto.
Pada 7 November, ETF Bitcoin mencatat aliran masuk terbesar sepanjang tahun dengan total $1,38 miliar.
“Aliran dana ini menjadi pendorong utama reli Bitcoin,” ungkap analis Citi.
Pasar Altcoin dan Saham Kripto Ikut Melonjak
Kenaikan Bitcoin juga diikuti oleh Ether (ETH) yang menembus $3.200, level tertinggi dalam tiga bulan terakhir.
Sementara itu, Dogecoin melonjak ke titik tertinggi dalam tiga tahun.
Saham-saham kripto di AS ikut naik signifikan:
-
Coinbase Global (COIN.O) naik 16%
-
iShares Bitcoin Trust (IBIT.O) naik 7,3%
-
Riot Platforms (RIOT.O) melonjak 10%
-
MicroStrategy (MSTR.O) naik 11,3%
Laboure juga memperkirakan bahwa pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve akan semakin memperkuat momentum pasar kripto ke depan.
Kesimpulan
Rekor harga Bitcoin di atas $82.000 menjadi simbol kebangkitan baru dunia kripto setelah kemenangan Donald Trump.
Dukungan politik, potensi deregulasi, dan lonjakan dana institusional menjadikan pasar cryptocurrency semakin menarik bagi investor global.
Untuk berita sejenis, baca juga:
👉 ETF Bitcoin Mencatat Arus Dana Tertinggi Sepanjang Tahun
