WhatsApp Akhirnya Beri Pengguna Opsi Unsubscribe dari “Spam” Akun Bisnis

WhatsApp Business Tingkatkan Kontrol Pesan untuk Pengguna

WhatsApp Business kini menjadi platform penting bagi lebih dari 200 juta pengguna aktif setiap bulan. Dengan jumlah pengguna yang besar, banyak bisnis memanfaatkan WhatsApp untuk mengirim pesan langsung ke pelanggan. Namun, tidak jarang pesan tersebut dianggap mengganggu atau spam. Untuk mengatasi hal ini, WhatsApp mulai menguji fitur baru yang memungkinkan pengguna memberikan umpan balik terhadap pesan bisnis, sehingga mereka bisa lebih selektif dalam menerima konten.

 

Sumber: WhatsApp

Meta, perusahaan induk WhatsApp, mengumumkan bahwa pengguna akan dapat menggunakan tombol “tertarik/tidak tertarik” dan “stop/resume” untuk kategori pesan tertentu. Fitur ini akan diuji secara global, memberikan kontrol lebih besar kepada pengguna. Misalnya, seseorang bisa memilih untuk menerima informasi autentikasi dan pembaruan layanan, tetapi menghentikan pesan pemasaran.

Pengaturan ini penting di negara seperti India dan Indonesia, di mana nomor telepon yang terhubung dengan WhatsApp menjadi saluran komunikasi utama. Berbeda dengan email yang memiliki opsi berhenti berlangganan, sebelumnya pengguna WA tidak bisa memfilter jenis pesan tertentu. Dengan fitur baru ini, WA Busnisess diharapkan dapat menciptakan pengalaman lebih nyaman sekaligus mendukung bisnis dalam komunikasi dengan pelanggan.

Selain itu, WA juga mulai membatasi jumlah pesan pemasaran yang dapat dikirim ke satu pengguna setiap hari. Nikila Srinivasan, VP manajemen produk untuk monetisasi pesan di Meta, menekankan bahwa langkah ini bertujuan menjaga standar kotak masuk dan memastikan percakapan pribadi tetap menjadi prioritas utama. Fitur kontrol pesan ini juga bersifat opsional dan tidak mengganggu percakapan utama pengguna.

WhatsApp Business menjadi pendorong pertumbuhan utama pendapatan platform Meta, yang mencapai $434 juta pada kuartal ketiga 2024. Dengan menghadirkan fitur kontrol pesan, perusahaan berupaya menyeimbangkan monetisasi dengan pengalaman pengguna yang lebih baik.

Pengguna yang ingin lebih selektif dapat segera memanfaatkan kontrol baru ini, sehingga pengalaman berinteraksi dengan bisnis melalui WA Business menjadi lebih transparan, aman, dan bebas spam.

 

Anda mungkin juga menyukai